Sungai Penuh – Peredaran air minum dalam kemasan merek RKE di wilayah Kota Sungai Penuh mulai menuai sorotan. Produk tersebut di ketahui telah beredar selama beberapa bulan terakhir, khususnya di wilayah Kumun, Kecamatan Kumun Debai.
Berdasarkan pantauan di lapangan, air minum merek RKE di jual dalam kemasan gelas dan di pasarkan dengan harga sekitar Rp20 ribu per dus di tingkat pengecer. Produk ini mudah di temukan di sejumlah warung dan lapak kecil di wilayah tersebut.
Informasi yang di himpun menyebutkan, air minum kemasan RKE di duga di produksi di Desa Renah Kayu Embun, Kecamatan Kumun Debai. Namun hingga kini belum di ketahui secara pasti apakah produk tersebut telah melalui proses pengawasan mutu sebagaimana lazimnya produk pangan yang beredar di masyarakat.
Seorang warga Kota Sungai Penuh mengaku baru mengetahui asal-usul produk tersebut setelah mengonsumsinya.
“Saya kira sama saja dengan air minum kemasan lainnya. Baru belakangan tahu kalau produksinya dari sekitar sini,” ujarnya.
Warga berharap pemerintah daerah dan instansi terkait dapat segera melakukan pengecekan langsung ke lokasi produksi serta menertibkan peredaran produk tersebut, guna memastikan keamanan air minum yang di konsumsi masyarakat.
Sementara itu, hingga berita ini di terbitkan, kepala desa RKE dan pihak pengelola air minum kemasan merek RKE belum berhasil di konfirmasi.(Afi)







