• Home
  • Berita Utama
  • Berita Viral
  • Daerah
    • Bute
    • Sungai Penuh
    • Kerinci
    • Kota Jambi
    • Provinsi Jambi
    • Sarko
    • Tanjab
  • Hiburan
  • Iklan
  • Nasional
  • Internasional
  • Kolom Kito Minggu Ini
  • Politik
  • Lainnya
    • Kesehatan
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Wisata & Kuliner
    • Sastra & Budaya
    • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Redaksi
Jumat, September 18, 2026
ReportaseKito.com
  • Home
  • Berita Utama
  • Berita Viral
  • Daerah
    • Bute
    • Sungai Penuh
    • Kerinci
    • Kota Jambi
    • Provinsi Jambi
    • Sarko
    • Tanjab
  • Hiburan
  • Iklan
  • Nasional
  • Internasional
  • Kolom Kito Minggu Ini
  • Politik
  • Lainnya
    • Kesehatan
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Wisata & Kuliner
    • Sastra & Budaya
    • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Berita Viral
  • Daerah
    • Bute
    • Sungai Penuh
    • Kerinci
    • Kota Jambi
    • Provinsi Jambi
    • Sarko
    • Tanjab
  • Hiburan
  • Iklan
  • Nasional
  • Internasional
  • Kolom Kito Minggu Ini
  • Politik
  • Lainnya
    • Kesehatan
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Wisata & Kuliner
    • Sastra & Budaya
    • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Redaksi
No Result
View All Result
ReportaseKito.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Politik
  • Daerah
  • Berita Viral
  • Kolom Kito
  • Tentang Kami

Dana Bos SDN 160 / Koto Panjang Diduga Tak Tepat Sasaran

Admin by Admin
Februari 11, 2026
0
Dana Bos SDN 160 / Koto Panjang Diduga Tak Tepat Sasaran
0
SHARES
52
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

Kerinci — Sejumlah dugaan pelanggaran serius mencuat di SDN 160/Koto Panjang, Kecamatan Depati Tujuh. Berdasarkan laporan yang di terima dari sumber oknum guru kepala sekolah berinisial AF, d sebut-sebut terindikasi melakukan berbagai penyimpangan administrasi dan pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sejak tahun anggaran 2024 hingga 2025.

Salah satu dugaan utama adalah laporan penggunaan Dana BOS tidak tepat sasaran. Sumber menyebut terdapat indikasi laporan fiktif dalam penggunaan dana bos tahun 2024 dan 2025 hak para guru tidak di berikan kepala sekolah.

Informasi yang di diperoleh media kepala Sekolah SDN 160 / Koto Panjang (AF) di duga tidak menyalurkan dana Bos sebagaimana mestinya, terutama Dana Bos tahun 2025 misalnya terjadi markapp jumlah siswa dari yang sebenarnya, di mana dalam laporan kepala sekolah berjumlah 70 siswa sedang realitas 63 siswa.

BacaJuga

SMSI Kerinci-Sungai Penuh Peduli, 10 Ribu Masker Dibagikan kepada Pengendara

Kerja Siang-Malam, Upah Rp10 Juta Diklaim Belum Lunas, Pekerja RSUD Sungai Penuh Bersuara

Bahkan informasi yang di terima media ini kepala Sekolah SD 160 / Koto Panjang di kabarkan telah di laporkan oleh masyarakat ke aparat hukum.

Data yang di peroleh media ini dari laporan website sekolah tersebut di ketahui bahwa anggaran dana BOS tahun 2025 sebesar 29 Juta rupiah lebih, dalam laporan kepala sekolah di gunakan untuk Pengembangan perpustakaan 8.883.000, kemudian Kegiatan ekstrakurikuler 3.840.00. Kegiatan asesmen 634 .000 dan administrasi sekolah 4517.00 Pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan 4,800.00, Langganan daya dan jasa 1.266.000.Pemeliharaan sarana dan prasarana 280.000.

Namun dari informasi dari salah seorang oknum guru yang minta namanya tidak di sebutkan bahwa menjelaskan bahwa dana bos SD Koto Panjang sama sekali tidak sampai ke guru seperti dana pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan 4,800.000, sama sekali tidak sampai ke guru. “Kami tidak ada mendapatkan dana bos,”ungkap sumber media ini.

Kepsek masih terima Honorer

Tidak hanya menyelewengkan dana BOS kepsek juga di kabar terus menerima tenaga honorer di Sekolah tersebut padahal sudah di larang menerima tenaga honorer.

Akibat penerimaan honorer oleh kepsek berdampak pada jam mengajar tenaga guru ASN yang ada di sekolah tersebut dan menghilangkan hak bagi guru ASN untuk mendapatkan jam mengajar, sehingga berdampak hilangnya tunjangan sertifikasi guru ASN, karena jam mengajar guru ASN di berikan ke tenaga honorer.

Sementara itu kepala sekolah SD 160/III Koto panjang belum bisa di mintai komentarnya terkait dugaan penggunaan dana bos tidak tepat sasaran (*)

Post Views: 136
Previous Post

Dewan Minta Dinas Terkait Turun Cek Kualitas AMDK RKE

Next Post

Kejari Geledah Kantor Damkar Sungai Penuh

Related Posts

SMSI Kerinci-Sungai Penuh Peduli, 10 Ribu Masker Dibagikan kepada Pengendara
Uncategorized

SMSI Kerinci-Sungai Penuh Peduli, 10 Ribu Masker Dibagikan kepada Pengendara

by Admin
September 10, 2026
0

SUNGAI PENUH, RK — Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kerinci dan Sungai Penuh menunjukkan kepedulian terhadap kondisi kualitas udara dengan...

Read more
Kerja Siang-Malam, Upah Rp10 Juta Diklaim Belum Lunas, Pekerja RSUD Sungai Penuh Bersuara

Kerja Siang-Malam, Upah Rp10 Juta Diklaim Belum Lunas, Pekerja RSUD Sungai Penuh Bersuara

September 8, 2026
Penerima Bedah Rumah Mengeluh Bahan Bangunan di Kurangi

Penerima Bedah Rumah Mengeluh Bahan Bangunan di Kurangi

September 1, 2026
167 Mahasiswa STIA-Nusa Sungai Penuh Diwisuda, Didorong Jadi Lulusan Berintegritas dan Bermanfaat

167 Mahasiswa STIA-Nusa Sungai Penuh Diwisuda, Didorong Jadi Lulusan Berintegritas dan Bermanfaat

Agustus 30, 2026
BMKG Ingatkan Kabut Asap Ganggu Jarak Pandang di Kerinci dan Sungai Penuh

BMKG Ingatkan Kabut Asap Ganggu Jarak Pandang di Kerinci dan Sungai Penuh

Agustus 24, 2026
ReportaseKito.com

Menjadi salah satu media profesional dalam menyajikan fakta dan turut menangkal hoaks serta sebagai kontrol sosial sesuai dengan amanat Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Follow Us

KATEGORI UTAMA

  • Berita Utama
  • Berita Viral
  • Bute
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hiburan
  • Iklan
  • Internasional
  • Kerinci
  • Kesehatan
  • Kolom Kito Minggu Ini
  • Kota Jambi
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Provinsi Jambi
  • Sarko
  • Sastra & Budaya
  • Sungai Penuh
  • Tanjab
  • Uncategorized
  • Wisata & Kuliner

Berita Terbaru

SMSI Kerinci-Sungai Penuh Peduli, 10 Ribu Masker Dibagikan kepada Pengendara

SMSI Kerinci-Sungai Penuh Peduli, 10 Ribu Masker Dibagikan kepada Pengendara

September 10, 2026
Kerja Siang-Malam, Upah Rp10 Juta Diklaim Belum Lunas, Pekerja RSUD Sungai Penuh Bersuara

Kerja Siang-Malam, Upah Rp10 Juta Diklaim Belum Lunas, Pekerja RSUD Sungai Penuh Bersuara

September 8, 2026
  • Home
  • Berita Utama
  • Berita Viral
  • Daerah
  • Hiburan
  • Iklan
  • Nasional
  • Internasional
  • Kolom Kito Minggu Ini
  • Politik
  • Lainnya
  • Tentang Kami
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Redaksi

Copyright © 2023 www.reportasekito.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Berita Viral
  • Daerah
    • Bute
    • Sungai Penuh
    • Kerinci
    • Kota Jambi
    • Provinsi Jambi
    • Sarko
    • Tanjab
  • Hiburan
  • Iklan
  • Nasional
  • Internasional
  • Kolom Kito Minggu Ini
  • Politik
  • Lainnya
    • Kesehatan
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Wisata & Kuliner
    • Sastra & Budaya
    • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Redaksi

Copyright © 2023 www.reportasekito.com