• Home
  • Berita Utama
  • Berita Viral
  • Daerah
    • Bute
    • Sungai Penuh
    • Kerinci
    • Kota Jambi
    • Provinsi Jambi
    • Sarko
    • Tanjab
  • Hiburan
  • Iklan
  • Nasional
  • Internasional
  • Kolom Kito Minggu Ini
  • Politik
  • Lainnya
    • Kesehatan
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Wisata & Kuliner
    • Sastra & Budaya
    • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Redaksi
Kamis, Juni 4, 2026
ReportaseKito.com
  • Home
  • Berita Utama
  • Berita Viral
  • Daerah
    • Bute
    • Sungai Penuh
    • Kerinci
    • Kota Jambi
    • Provinsi Jambi
    • Sarko
    • Tanjab
  • Hiburan
  • Iklan
  • Nasional
  • Internasional
  • Kolom Kito Minggu Ini
  • Politik
  • Lainnya
    • Kesehatan
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Wisata & Kuliner
    • Sastra & Budaya
    • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Redaksi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Berita Viral
  • Daerah
    • Bute
    • Sungai Penuh
    • Kerinci
    • Kota Jambi
    • Provinsi Jambi
    • Sarko
    • Tanjab
  • Hiburan
  • Iklan
  • Nasional
  • Internasional
  • Kolom Kito Minggu Ini
  • Politik
  • Lainnya
    • Kesehatan
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Wisata & Kuliner
    • Sastra & Budaya
    • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Redaksi
No Result
View All Result
ReportaseKito.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Politik
  • Daerah
  • Berita Viral
  • Kolom Kito
  • Tentang Kami

 Bjorka Lokal, WFT Hacker Yatim Piatu Tak Lulus SMK

Admin by Admin
Oktober 4, 2025
0
 Bjorka Lokal, WFT Hacker Yatim Piatu Tak Lulus SMK
0
SHARES
11
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

JAKARTA, RK-Polisi kembali menangkap “Bjorka.” Kali ini bukan sosok misterius yang sempat membuat panik pemerintah pada 2022–2023, melainkan seorang pemuda 22 tahun asal Minahasa berinisial WFT, pemilik akun X @bjorkanesiaa. Ia ditangkap Direktorat Siber Polda Metro Jaya di rumah kekasihnya pada 23 September 2025, dengan tuduhan membobol data nasabah sebuah bank swasta.

Ironinya, negeri ini selalu kedodoran dalam dua hal: mengamankan data warganya dan menghadapi sosok-sosok anonim yang muncul dari kegelapan internet. Dari klaim WFT, sebanyak 4,9 juta data nasabah sempat ia kuasai, meski pemerasan urung dilakukan lantaran pihak bank lebih cepat melapor ke polisi.

Hacker ala kampung tapi global

BacaJuga

Krisis di Jantung Eropa: Pengunduran Diri Tiba-Tiba Perdana Menteri Prancis

 Pokir, Pokmas, dan Pokoknya Semua Dapat Jatah

Kisah WFT sejatinya bukan narasi super-hacker lulusan universitas ternama. Ia hanyalah lulusan SMK yang tak tamat, yatim piatu, anak tunggal, yang belajar teknik peretasan secara otodidak dari forum-forum gelap. Namun dari ruang kecil dengan komputer usang, ia menembus sistem yang seharusnya dilindungi miliaran rupiah investasi keamanan.

Ia menjelajah dark web sejak 2020 dengan banyak nama samaran: Bjorka, SkyWave, Shinyhunter, hingga Opposite 6890. Data pribadi warga Indonesia—dari rekening bank hingga catatan kesehatan—diperdagangkan lewat forum gelap, Facebook, hingga TikTok. Dibayar dengan kripto, ia hidup sederhana, hanya untuk kebutuhan harian. Seolah memperlihatkan: seorang “pengangguran digital” bisa menaklukkan sistem keamanan siber negeri ini.

Antara kriminal dan potret sosial

Polda Metro Jaya tegas: WFT bukanlah pahlawan digital, melainkan pelaku kriminal yang dijerat UU ITE dan UU Perlindungan Data Pribadi dengan ancaman 12 tahun penjara dan denda miliaran rupiah. Namun, di balik kriminalitasnya, kasus ini juga menyibak wajah buram bangsa dalam mengelola talenta muda dan keamanan data.

Bagaimana mungkin jutaan data nasabah bank bisa lolos begitu saja ke tangan seorang pemuda tanpa latar belakang pendidikan formal IT? Apakah bank yang seharusnya jadi benteng kepercayaan publik begitu rapuh sistemnya? Dan lebih ironis lagi, mengapa setiap kali kasus seperti ini muncul, publik justru lebih sibuk mencari tahu siapa “Bjorka,” ketimbang menuntut pertanggungjawaban lembaga penyimpan data?

Bjorka sebagai simbol

Nama “Bjorka” di Indonesia sudah berubah menjadi semacam mitos. Ia bukan lagi sekadar hacker, melainkan simbol perlawanan, kebocoran, dan kegagapan pemerintah dalam menghadapi era digital. Kini, meski polisi menyatakan WFT adalah Bjorka lokal, publik masih meragukan apakah ia sosok sama yang membuat geger pada 2022. Polisi pun mengakui: “Everybody can be anybody di internet.”

Kasus ini memberi pelajaran penting: sistem digital kita terlalu mudah dibobol, sementara regulasi dan penegakan hukum sering tertinggal langkah. Negara tampak lebih piawai menangkap pelaku kecil ketimbang membangun infrastruktur data yang aman.

WFT memang bersalah. Tapi yang lebih bersalah adalah ekosistem digital yang membiarkan data pribadi rakyat diperlakukan seperti barang dagangan murah di pasar gelap dunia maya. Pertanyaannya: setelah WFT ditangkap, apakah kita benar-benar lebih aman? Atau justru hanya menunggu “Bjorka” berikutnya lahir dari ruang gelap yang sama?.(TIM)

 

Post Views: 100
Previous Post

Wako Buka Rakor Penanggulangan Kemiskinan dan Stunting

Next Post

  TikTok Dibekukan: Jangan Sampai UMKM Ikut Tumbang

Related Posts

Krisis di Jantung Eropa: Pengunduran Diri Tiba-Tiba Perdana Menteri Prancis
Internasional

Krisis di Jantung Eropa: Pengunduran Diri Tiba-Tiba Perdana Menteri Prancis

by Admin
Oktober 7, 2025
0

Krisis di Jantung Eropa: Pengunduran Diri Tiba-Tiba Perdana Menteri Prancis Guncang Paris dan Pasar Dunia REPORSTASE – Dalam langkah yang...

Read more
 Pokir, Pokmas, dan Pokoknya Semua Dapat Jatah

 Pokir, Pokmas, dan Pokoknya Semua Dapat Jatah

Oktober 3, 2025
  Kenaikan Pangkat Istimewa Purnawirawan TNI di Era Prabowo: Apresiasi atau Konsolidasi Kekuatan?

  Kenaikan Pangkat Istimewa Purnawirawan TNI di Era Prabowo: Apresiasi atau Konsolidasi Kekuatan?

Oktober 3, 2025
IKN Sudah Punya Payung Hukum,Kini Pemerintah Harus Buktikan Layak Dipercaya

IKN Sudah Punya Payung Hukum,Kini Pemerintah Harus Buktikan Layak Dipercaya

Oktober 2, 2025
Makan Bergizi, Kerabat yang Kenyang

Makan Bergizi, Kerabat yang Kenyang

Oktober 2, 2025
ReportaseKito.com

Menjadi salah satu media profesional dalam menyajikan fakta dan turut menangkal hoaks serta sebagai kontrol sosial sesuai dengan amanat Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Follow Us

KATEGORI UTAMA

  • Berita Utama
  • Berita Viral
  • Bute
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hiburan
  • Iklan
  • Internasional
  • Kerinci
  • Kesehatan
  • Kolom Kito Minggu Ini
  • Kota Jambi
  • Lainnya
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Provinsi Jambi
  • Sarko
  • Sastra & Budaya
  • Sungai Penuh
  • Tanjab
  • Uncategorized
  • Wisata & Kuliner

Berita Terbaru

Antisipasi Penyimpangan dan Kemacetan, Polres Kerinci Bentuk Tim Pengawas BBM Bersubsidi

Antisipasi Penyimpangan dan Kemacetan, Polres Kerinci Bentuk Tim Pengawas BBM Bersubsidi

Juni 4, 2026
Proyek Tol Palembang–Jambi Dikebut, Konstruksi Ruas Palembang–Betung Tembus 82 Persen

Proyek Tol Palembang–Jambi Dikebut, Konstruksi Ruas Palembang–Betung Tembus 82 Persen

Juni 3, 2026
  • Home
  • Berita Utama
  • Berita Viral
  • Daerah
  • Hiburan
  • Iklan
  • Nasional
  • Internasional
  • Kolom Kito Minggu Ini
  • Politik
  • Lainnya
  • Tentang Kami
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Redaksi

Copyright © 2023 www.reportasekito.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Utama
  • Berita Viral
  • Daerah
    • Bute
    • Sungai Penuh
    • Kerinci
    • Kota Jambi
    • Provinsi Jambi
    • Sarko
    • Tanjab
  • Hiburan
  • Iklan
  • Nasional
  • Internasional
  • Kolom Kito Minggu Ini
  • Politik
  • Lainnya
    • Kesehatan
    • Ekonomi & Bisnis
    • Pendidikan
    • Wisata & Kuliner
    • Sastra & Budaya
    • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Kode Etik
  • Pedoman Pemberitaan
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Redaksi

Copyright © 2023 www.reportasekito.com