JAKARTA – Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Palembang–Betung–Tempino–Jambi terus di percepat. Proyek yang masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut di harapkan menjadi penghubung utama antara Sumatera Selatan dan Jambi.
PT Hutama Karya mencatat progres konstruksi ruas Palembang–Betung sepanjang 69,2 kilometer telah mencapai 82,24 persen. Sementara itu, pengadaan lahannya sudah terealisasi 87,45 persen.
Adapun untuk ruas Betung–Tempino–Jambi sepanjang 170,7 kilometer, progres konstruksinya mencapai 58,34 persen dengan pengadaan lahan sebesar 69,18 persen.
Pelaksana Tugas Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Hamdani mengatakan, pembangunan ruas tersebut memiliki peran penting dalam memperkuat konektivitas wilayah Sumatera bagian selatan.
“Jalan tol ini di harapkan mampu mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan nasional sehingga waktu tempuh menjadi lebih efisien. Selain itu, arus logistik dan distribusi barang juga akan semakin lancar,” ujarnya, Minggu (31/5).
Menurut Hamdani, keberadaan jalan tol tersebut akan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat hubungan antarwilayah di Pulau Sumatera.
Hutama Karya, lanjut dia, berkomitmen menyelesaikan pembangunan JTTS secara bertahap dengan tetap mengutamakan kualitas konstruksi, keselamatan kerja, dan tata kelola proyek yang baik. Perusahaan juga terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta instansi terkait untuk mempercepat penyelesaian proyek.
Setelah rampung, ruas Palembang–Betung–Tempino–Jambi akan menjadi salah satu koridor utama transportasi di Sumatera. Jalan tol tersebut di harapkan mampu mempercepat distribusi logistik, mengurangi beban lalu lintas jalan nasional, serta mendorong tumbuhnya kawasan ekonomi baru di sepanjang koridor tol.
Melalui pembangunan JTTS, pemerintah dan Hutama Karya menargetkan terciptanya jaringan infrastruktur yang terintegrasi guna meningkatkan daya saing wilayah dan membuka akses ekonomi yang lebih luas di Pulau Sumatera.(*)










