SB — Presiden Kamerun Paul Biya, yang kini berusia 93 tahun dan dikenal sebagai presiden tertua di dunia, akhirnya kembali ke negaranya setelah 73 hari berada di Jenewa, Swiss.
Biya meninggalkan Kamerun pada 7 Juni 2026. Pemerintah saat itu menyebut kepergiannya sebagai “kunjungan pribadi singkat”. Namun, ia baru kembali ke Yaounde pada 20 Agustus 2026 setelah lebih dari dua bulan berada di Swiss.
Kepulangan tersebut menjadi sorotan karena merupakan salah satu periode terlama Biya berada di luar Kamerun selama lebih dari empat dekade masa kepemimpinannya.
Biya telah menjabat sebagai presiden Kamerun sejak 1982. Kebiasaannya melakukan perjalanan panjang ke luar negeri, terutama ke Jenewa, sebenarnya bukan hal baru.
Berdasarkan investigasi Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP) pada 2018, Biya tercatat menghabiskan sedikitnya 1.645 hari atau sekitar 4,5 tahun untuk perjalanan pribadi ke luar negeri sejak mulai berkuasa.
Perhitungan tersebut didasarkan pada penelusuran pemberitaan Cameroon Tribune selama sekitar 35 tahun dan belum memasukkan seluruh perjalanan resmi kenegaraan. OCCRP juga menyebut angka tersebut bersifat konservatif karena terdapat sejumlah arsip yang tidak tersedia.
Jika perjalanan resmi turut dihitung, Biya tercatat menghabiskan sekitar satu tahun tambahan di luar Kamerun dalam perjalanan kenegaraan pada periode yang di teliti.
Jenewa Jadi Destinasi Favorit
Jenewa menjadi salah satu lokasi yang paling sering dikunjungi Biya. Dalam sejumlah perjalanan, kunjungan resmi ke Eropa kerap dilanjutkan dengan apa yang disebut pihak kepresidenan sebagai kunjungan pribadi singkat.
Biya dan istrinya, Chantal Biya, beberapa kali dikaitkan dengan InterContinental Geneva, hotel mewah di kota tersebut. Laporan media menyebut pasangan itu dapat menghabiskan waktu berminggu-minggu hingga berbulan-bulan di Jenewa.
Kepulangan Biya ke Kamerun setelah 73 hari di Swiss kembali memunculkan perhatian publik terhadap pola perjalanan presiden yang telah memimpin negara Afrika Tengah tersebut selama lebih dari 40 tahun.(*)




















