Sungai penuh – Pemerintah Kota Sungai Penuh melalui Perumda Air Minum Tirta Khayangan terus berupaya meningkatkan pelayanan air bersih bagi masyarakat.
Salah satunya dengan rencana pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) berkapasitas 50 liter per detik di Kecamatan Hamparan Rawang.
Hal ini di sampaikan Dirut Perumda Tirta Khayangan saat melakukan sosialisasi pembangunan instalasi pengolahan air minum (IPA) tersebut di Ruang Pola Kanti Wali Kota Sungai Penuh, Jumat (8/04)
Pembangunan SPAM air Minum 50 liter per detik akan di bangun di belakang SMP Negeri 4 Sungai Penuh.
Proyek ini di rencanakan menggunakan dana APBN Tahun 2026 melalui Kementerian Pekerjaan Umum dengan nilai anggaran mencapai Rp34,8 miliar.
Dirut, Perumda Air Minum Kota Sungai Penuh, Edi Alfarizi, dalam paparannya menjelaskan bahwa pembangunan SPAM 50 liter per detik sangat di butuhkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus meningkat.
“Paparan rencana pembangunan instalasi pengolahan air minum 50 liter per detik, di Kecamatan Hamparan Rawang ini melalui dana APBN Tahun 2026 dari Kementerian PU,” ujarnya.
Ia mengatakan, sosialisasi kepada masyarakat sangat penting di lakukan sesuai arahan Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jambi agar pelaksanaan pekerjaan nantinya berjalan lancar dan sukses.
Menurut Edi, rencana pembangunan SPAM tersebut sebenarnya telah di sosialisasikan sejak tahun 2023 dan sempat di rencanakan di laksanakan pada 2024.
Namun, pelaksanaannya tertunda akibat kebijakan pemerintah pusat.
Ia menjelaskan, upaya penambahan kapasitas produksi air bersih telah diperjuangkan PDAM sejak tahun 2019. Saat ini kapasitas produksi air di Kota Sungai Penuh masih berada di angka 170 liter per detik.
Pada tahun 2018 jumlah pelanggan tercatat sebanyak 14.045 pelanggan, sementara saat ini telah meningkat menjadi sekitar 17 ribu pelanggan.
Dengan kondisi tersebut, kebutuhan air bersih mengalami kekurangan sekitar 40 liter per detik.
“Solusinya dengan membangun IPA 50 liter per detik. Jika tidak ada penambahan produksi, maka akan berpengaruh terhadap kualitas pelayanan air kepada konsumen,” jelasnya.
Saat ini, lanjutnya, distribusi air bersih kepada pelanggan masih di lakukan secara bergilir karena keterbatasan kapasitas produksi.
Wako Harapkan Dukungan
Sementara itu, Alvin, Wali Kota Sungai Penuh dalam arahannya menyampaikan bahwa proyek SPAM tersebut masih dalam tahap lelang pekerjaan yang di jadwalkan berlangsung pada 26 Mei 2026 mendatang.
Ia berharap pembangunan SPAM dapat berjalan lancar karena manfaatnya sangat besar bagi masyarakat, khususnya wilayah Hamparan Rawang, sebagian Sungai Bungkal, dan Kota Sungai Penuh.
“Kita berharap pembangunan ini bisa berjalan lancar sehingga pelayanan air bersih kepada masyarakat semakin baik,” kata Wali Kota
Wali kota Sungai Penuh juga mengajak seluruh elemen masyarakat hamparan Rawang, tokoh masyarakat pemuda tokoh adat pemerintah kecamatan dan kepala desa untuk sama sama melakukan pengawasan dan agar pekerjaan ini bisa berjalan dengan lancar dari awal sampai akhir.
“Mari kita sama-sama dukung kegiatan pembangunan SPAM 50 liter per detik agar kebutuhan dasar masyarakat untuk dapat air bersih bisa terpenuhi,”ujarnya (afi)







