REPORTASEKITO.COM – Kota Jambi kini tercatat sebagai daerah dengan jumlah pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) terbanyak di provinsi jambi. total ada 5.907 pppk yang bekerja di lingkungan pemerintah kota, melampaui jumlah 4.200 pegawai negeri sipil (pns).
Walikota Jambi, Maulana, menyebut dominasi PPPK merupakan buah dari pengabdian panjang ribuan tenaga honorer. banyak di antaranya telah bekerja 5 hingga 15 tahun sebelum akhirnya di lantik resmi sebagai PPPK.
“Banyak di antara pppk yang baru di lantik telah mengabdi selama 5 tahun, 10 tahun, bahkan 15 tahun. setelah resmi di lantik, tentu gajinya naik. ini buah penantian panjang kawan-kawan kita,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar para pegawai tidak menurunkan kinerja setelah menerima surat keputusan (sk). “Jangan sampai setelah menerima sk kinerja malah menurun. kontrak kerja akan kita evaluasi. jika kinerja tidak bagus, kontraknya bisa di putus,” tegasnya.
Sementara itu Kepala Bappeda kota Jambi, suhendri, menjelaskan kebutuhan anggaran gaji PPPK mencapai Rp 320 Miliar per tahun. menurutnya, jumlah itu sebanding dengan kebutuhan daerah, mengingat banyak pns yang sudah mendekati masa pensiun.
“PPPK ini penting untuk memperkuat pelayanan publik di kota jambi. namun, kalau kinerjanya tidak sesuai harapan, kontraknya tetap bisa di evaluasi dan di hentikan,”tandasnya.(Afi)







