Reportasekito.com – Di zaman saat ini kasus penipuan dan pembajakan akun lewat WhatsApp (WA) kian meresahkan masyarakat, karena berbagai modus yang terjadi bagi pengguna WhatsApp. Sebagai salah satu aplikasi pesan instan paling populer, WhatsApp sering kali menjadi incaran para hacker untuk mencuri data pribadi atau menipu orang-orang terdekat korban.
Salah satu ciri whatsapp di hack adalah ketika aplikasi tiba-tiba keluar (logout) dengan sendirinya dari ponsel Anda. Namun, sebelum hal itu terjadi, biasanya ada beberapa tanda awal yang jarang disadari.
Ciri Whatsapp di hack, Ini 10 Tandanya
Jangan abaikan jika Anda menemukan kejanggalan-kejanggalan berikut pada aplikasi WhatsApp Anda:
Terhubung ke Perangkat Asing: Ada perangkat tidak di kenal yang terdaftar di menu “Perangkat Tertaut” (WhatsApp Web).
Muncul Chat Misterius: Terdapat pesan keluar atau obrolan masuk yang tidak pernah Anda buat sebelumnya.
Pesan Terhapus Sendiri: Beberapa riwayat obrolan hilang tanpa sepengetahuan Anda.
Panggilan Telepon Tak Di kenal: Ada daftar panggilan masuk atau keluar yang tidak Anda lakukan.
Status Online Palsu: Akun Anda terlihat sedang online oleh orang lain, padahal Anda sedang tidak membuka aplikasi.
Pesan Terbaca Otomatis: Chat yang baru masuk tiba-tiba sudah bercentang biru (terbaca) padahal belum Anda buka.
Status WA Berubah: Muncul unggahan Status (Story) asing yang bukan buatan Anda.
Banjir SMS Kode OTP: Anda tiba-tiba menerima SMS berisi kode OTP (6 digit angka) untuk masuk ke WhatsApp, padahal akun Anda sedang aktif di gunakan.
Profil Berubah Sendiri: Foto profil, nama akun, atau bio WhatsApp berubah secara misterius.
Tiba-Tiba Logout: Akun Anda mendadak keluar sendiri secara paksa dari ponsel utama.
Langkah Penyelamatan Jika WhatsApp Terlanjur Di Sadap
Jika Anda mendeteksi ciri-ciri di atas, jangan panik. Segera lakukan langkah-langkah darurat berikut untuk mengamankan data dan menendang peretas keluar:
1. Buat Pengumuman Darurat di Media Sosial
Segera beri tahu keluarga, teman, dan rekan kerja melalui media sosial lain (seperti Instagram, Facebook, atau SMS). Informasikan bahwa WhatsApp Anda sedang di retas agar mereka tidak menanggapi pesan meminta uang atau mengeklik tautan (link) mencurigakan yang dikirim dari akun Anda.
2. Tendang Semua Perangkat Tertaut (Force Logout)
Jika Anda masih bisa mengakses akun di HP utama, segera putuskan koneksi peretas dengan cara:
Buka WhatsApp, ketuk ikon titik tiga di pojok kanan atas (Android) atau Pengaturan (iOS).
Pilih opsi Perangkat Tertaut (Linked devices).
Cek daftar perangkat yang aktif. Jika ada yang asing, ketuk perangkat tersebut lalu pilih Keluar (Log out).
3. Instal Ulang dan Login Kembali
Apabila Anda telanjur dikeluarkan dari akun, segera hapus (uninstall) aplikasi WhatsApp, lalu unduh kembali dari Play Store atau App Store.
Masukkan nomor telepon Anda dan lakukan verifikasi ulang menggunakan kode OTP yang di kirim via SMS.
Setelah Anda berhasil masuk, peretas yang menggunakan akun Anda di perangkat lain akan otomatis tertendang keluar.
Catatan: Jika peretas mengaktifkan fitur Verifikasi Dua Langkah (Two-Step Verification) pada akun Anda, Anda akan diminta memasukkan PIN. Jika tidak tahu, Anda harus menunggu selama 7 hari untuk bisa masuk tanpa PIN tersebut. Namun, peretas tetap akan langsung keluar begitu Anda memverifikasi kode SMS OTP.
4. Aktifkan Fitur Verifikasi Dua Langkah
Jika akun sudah berhasil diambil alih, kunci pertahanan WhatsApp Anda dengan mengaktifkan fitur keamanan ganda:
Masuk ke Setelan > Akun > Verifikasi dua langkah.
Ketuk Aktifkan dan buat PIN 6 digit yang mudah Anda ingat tapi sulit ditebak.
Masukkan alamat email aktif Anda sebagai sarana pemulihan jika Anda lupa PIN di kemudian hari.
5. Laporkan ke Hubungan Dukungan Resmi WhatsApp
Jika semua cara di atas buntu karena peretas menguasai akun Anda sepenuhnya, segera kirim laporan via email ke support@whatsapp.com.
Tuliskan detail kronologi kejadian dan nomor telepon Anda dengan format internasional (contoh: +62812xxxxxx).
Tim investigasi WhatsApp akan memeriksa laporan Anda untuk menonaktifkan atau memulihkan akun tersebut secepatnya.(***)






