JAKARTA, Reportasekito.com – Pembahasan Rapat Khusus yang di laksanakan Presiden Prabowo Subianto untuk membahas keuangan negara tanpa kehadiran Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada Selasa (11/11/2025), memunculkan berbagai spekulasi di publik. Padahal persoalan Keuangan merupakan tupoksi dengan Menteri Keuangan.
Terkait hal tersebut, Menteri Purbaya malah menanggapinya dengan enteng.
“Nanti Satgas tersebut yang mengerjakan, saya mengerjakan yang lain, kan (kerjaan saya) banyak. Jadi nggak masalah, memang seperti itu desainnya. Itu kita (Kemenkeu) jalankan dulu karena Satgas seperti itu belum ada, begitu Satgas ada ya sudah. Kebetulan Pak Mensesneg di sana, jadi bisa lebih cepat, tapi Kemenkeu juga berperan aktif, Pak Prima dari Perbendaharaan (Dirjen Perbendaharaan Astera Primanto Bhakti) salah satu dalam Pokja 1. Jadi memang harusnya seperti itu,” tegas Purbaya.
“Memang kalau lihat sejarahnya, penyerapan belanja kan di lakukan KSP (Kantor Staf Presiden), harusnya dari Istana. Nah, sekarang sudah ada tim (Satuan Tugas) Percepatan Program Strategis, di situ ada Pokja 1 (yang bertugas) me-monitoring penyerapan anggaran, memang di alihkan ke sana,” kata Purbaya dalam Konferensi Pers Lapor Pak Menkeu di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat (14/11/2025).(Tim)






